STUDI BANDING BPD DESA MANGIR KEC.ROGOJAMPI

Minggu, 25 Januari 2026


Bangsring, Banyuwangi — BPD Desa Mangir Kec.Rogojampi,mengadakan studi banding ke Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi pada Tanggal, 15 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pendalaman pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata desa, khususnya wisata bahari berbasis masyarakat yang telah berkembang pesat di Desa Bangsring.

Studi banding ini merupakan bagian dari upaya perkembangan potensi wisata Desa Mangir, sesuai dengan arah kebijakan pembangunan desa yang mendorong desa bergerak mandiri melalui pengembangan sektor unggulan seperti pariwisata, pemberdayaan ekonomi lokal, serta konservasi lingkungan.

Rombongan diterima langsung oleh Perangkat Pemerintah Desa Bangsring, Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) dan pengelola destinasi wisata unggulan setempat. Dalam pertemuan ini, Kepala Desa Bangsring memberikan paparan terkait strategi pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan, yang telah berhasil menjadikan Bangsring sebagai desa wisata unggulan di Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan inti studi banding mencakup:

  • Observasi langsung ke destinasi wisata utama, termasuk Bangsring Underwater, sebuah ekowisata bahari berbasis konservasi laut yang dikelola oleh nelayan dan masyarakat lokal. Destinasi ini dikenal dengan keindahan bawah lautnya, aktivitas snorkeling, diving, hingga upaya konservasi terumbu karang yang menjadi daya tarik wisatawan.

  • Diskusi interaktif antara pengelola Pokdarwis Desa Bangsring dan rombongan Desa Mangir mengenai pemberdayaan komunitas lokal, pengembangan fasilitas wisata, penataan atraksi, serta pemasaran digital.

  • Sharing tentang pendekatan ekowisata dan konservasi lingkungan yang telah menjadi keunggulan dalam membangun kepercayaan wisatawan, sekaligus mempertahankan kelestarian alam di kawasan pesisir Bangsring.

Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Bangsring (Saiful bahri. S.H) menyampaikan bahwa keberhasilan pengembangan wisata desa tidak lepas dari dukungan komunitas lokal, sinergi dengan pemerintah daerah, serta keterlibatan penuh masyarakat dalam setiap proses perencanaan dan pengelolaan destinasi. Studi banding ini diharapkan menjadi inspirasi bagi Desa Mangir untuk mengembangkan potensi wisata desa secara berkelanjutan dan membawa manfaat ekonomi langsung bagi warga desa.
Dengan selesainya kegiatan studi banding ini, Pemerintah Desa Mangir menyatakan akan menyusun rencana aksi lanjutan untuk menindaklanjuti pembelajaran di Desa Bangsring, sekaligus mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk mewujudkan desa wisata yang ramah lingkungan dan memberikan manfaat kesejahteraan bagi masyarakat setempat.




Bagikan Artikel :